Kembali ke homepage

Sejarah SMK NMC

SEJARAH SMK NMC

Teknologi informasi dalam dunia pendidikan sangatlah penting. Di era globalisasi ini peran teknologi dan informasi mempunyai peranan yang sangat penting dan vital. Dengan menguasai teknologi dan informasi maka sebuah SMK mempunyai modal yang sangat cukup untuk menjadi pemenang dalam persaingan global. Oleh karena itu diperlukan lulusan SMK yang profesional untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang didasari nilai keimanan dan ketakwaan. Berdasarkan hal tersebut maka pada tahun 2014 atas ide dua orang sahabat yang juga praktisi pendidikan senior yaitu Dr. Anas Firman Adi dan Dr. Wincoko  berdirilah SMK National Media Center (NMC). Dr. Anas Firman Adi adalah Chief Executif Officer (CEO) NMC Group dan Dr. Wincoko adalah pakar pendidikan senior dibidang telematika.

Pada tanggal 20 Agustus 2016 Grand Launching SMK NMC diresmikan oleh Kepala Dinas Pendidiikan Kota Malang Ibu Dra. Zubaidah, MM. SMK NMC sebagai salah satu fungsi Pusat Pendidikan Pelatihan Kejuruan Terpadu di bawah naungan NMC Group ikut serta menyiapkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas melalui program-program Pendidikan dan Latihan dengan pendekatan Multi Entry – Multi Exit  yang berorientasi pada Competency Based Training (CBT). Pada tahun pelajaran pertama, penerimaan taruna SMK NMC  diprioritaskan bagi siswa-siswi lulusan SMP/MTs berprestasi.

Sebagai SMK yang berbasis teknologi informasi, SMK NMC semakin menunjukan prestasinya dan dipercaya masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya prestasi yang diperoleh diajang kompetisi regional dan nasional. Para taruna yang mempunya jiwa mandiri dan berdisiplin tinggi dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi  menunjukkan kualitas SMK NMC sudah dipercaya dan diakui oleh masyarakat luas dan mengatakan bahwa “SMK NMC Beda Dengan Sekolah Unggulan Lain”. Prestasi demi prestasi yang ditorehkan seluruh civitas akademika SMK NMC membuat semakin SMK NMC semakin diperhitungkan di dunia pendidikan, hal ini semakin didukung oleh NMC Group dengan mendirikan Indonesia Televisi sebagai  wadah praktikum nyata untuk taruna. Indonesia Televisi (ITV) dapat dinikmati masyarakat di channel 51 UHF. Pendirian ITV 51 UHF semakin diakui dengan diperolehnya Ijin Prinsip Penyiaran dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.